Sabtu, 08 Desember 2012

LEBIH BAIK MANA “NGEDUMEL”, TEMBAK LANGSUNG ATAU BICARA SOPAN ?


LEBIH BAIK MANA “NGEDUMEL”, TEMBAK LANGSUNG ATAU BICARA SOPAN ?
Manakah dari sikap berikut ini yang menurut anda lebih baik ?
  1. Lebih memilih menggerutu dibelakang (ngedumel) daripada membicarakan persoalan secara langsung kepada orang yang bersangkutan karena takut tersinggung, rikuh dan sebagainya.
  2. Lebih enak ngomong tembak langsung tanpa tedeng aling-aling.
  3. Lebih baik bicara langsung secara sopan, tenang dan memilih waktu yang tepat.
Diantara 3 pilihan tersebut kira-kira mana yang dapat menyelesaikan persoalan lebih baik ?

Sekedar renungan akhir pekan penuh keterbukaan dan sopan santun.

Rabu, 05 Desember 2012

“NGEDUMEL” TAK AKAN MENYELESAIKAN MASALAH


“ngedumel” tak akan menyelesaikan masalah
Ketika kita merasa ada suatu masalah dengan orang lain, banyak di antara kita “ngedumel” atau “nggerundel”, tak mau berbicara secara langsung. Mungkin karena rikuh, segan, tak berani berhadapan, sekedar melepaskan uneg-uneg atau memang kebiasaan. Apapun alasannya “ngedumel” tak akan menyelesaikan masalah. Malah akan menambah kekisruhan, keruwetan dan kesalahpahaman.

Sabtu, 18 Agustus 2012

MAAF ITU MEMBEBASKAN DAN MEMBAHAGIAKAN

maaf itu membebaskan dan membahagiakan
Maaf itu membebaskan dan membahagiakan

Dirgahayu Kemerdekaan Indonesia ke 67
dan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1433 H
Mohon Maaf Lahir dan Batin

Kamis, 09 Agustus 2012

MEMBUAT ORANG LAIN TERSENYUM BAHAGIA

senyum bahagia

Memang baik memberikan senyuman kepada seseorang
namun akan lebih baik jika membuat orang lain tersenyum bahagia

Di bulan Ramadhan bulan baik bagi umat muslim saat yang tepat membuat orang lain tersenyum bahagia dengan melakukan banyak kebajikan. Selanjutnya tentu kita harus tetap bahkan lebih berbuat kebajikan karena akan memperindah dan membahagiakan hidup kita dan orang lain.

Kamis, 12 Juli 2012

PEMENANG PENGHARGAAN ISBA 2012 KATEGORI BRONZE SESI 9

Kemarin Rabu 11 Juli 2012 adalah hari yang lebih membahagiakan bagi kami karena Blog Berbagi Kebahagiaan telah diumumkan terpilih sebagai pemenang penghargaan ISBA 2012 untuk kategori BRONZE sesi 9.

Meskipun memenangkan sebuah penghargaan bukanlah tujuan utama kami namun ini adalah anugerah yang sangat patut disyukuri. Sebuah rasa syukur yang membuat kami semakin bersemangat untuk terus berupaya lebih baik dan lebih baik lagi. Mungkin saja bukan yang terbaik tapi setidaknya dapat memberikan manfaat kepada sejumlah orang kalau tak dapat dikatakan banyak orang. Kami bukan bertujuan menjadi yang terbaik tapi tujuan kami adalah melakukan sesuatu meskipun kecil dapat lebih membahagiakan hidup lebih banyak orang. Kami berbahagia, anda bahagia dan semua orang bahagia. Terima kasih dan salam bahagia selalu. 

Baca juga :  http://ictwatch.com/internetsehat/2012/07/11/isba-2012-pemenang-blog-award-sesi-9-%E2%80%93-bronze/

Senin, 09 Juli 2012

MEMUPUK DAN MEMELIHARA CINTA TIDAKLAH SEMUDAH JATUH CINTA


memupuk dan memelihara cinta tidaklah semudah jatuh cinta
Pasti banyak di antara kita begitu mudah jatuh cinta. Kebanyakan jatuh cinta karena penampilan yang rupawan atau karena kebaikan hati dan bisa juga gabungan diantara keduanya, baik dan rupawan. 

Di lain sisi kita melihat atau mungkin mengalami sendiri, pasangan yang telah menikah beberapa tahun kemudian pecah berantakan dan berpisah. Dari jatuh cinta lalu memutuskan menikah, setelah itu tak tahu atau lupa bagaimana memupuk dan memelihara cinta sehingga akhirnya berpisah. Banyak juga yang tidak berpisah tapi mungkin tak ada lagi cinta, yang ada barangkali hanyalah suami istri formalitas dengan alasan demi anak-anak

MEMUPUK DAN MEMELIHARA CINTA 
MEMANG TAK SEMUDAH JATUH CINTA

Rabu, 27 Juni 2012

CARILAH BANYAK ALASAN YANG MEMBUAT BAHAGIA

Iri membuat tidak bahagia
Permasalahan hidup yang dialami sering membuat kita berpikir bahwa orang lain lebih baik atau lebih bahagia daripada kita. Kita merasa tidak sebahagia orang lain. Anehnya kita punya segudang alasan untuk selalu merasa tak bahagia. 

Ketika ada yang bilang, “Ikhlaslah menerima hidup kita”. Dengan cepat kita sanggah,”Ikhlas itu nggak gampang. Kamu nggak merasakan sih apa yang saya alami”. Manakala ada yang mengatakan, “Bersyukurlah selalu, bukankah kamu lebih baik daripada seorang pengemis?”. Lagi-lagi kita beralasan,”Bagaimana bisa bersyukur dalam keadaan begini?!!”. 

Sadarilah tak ada manusia hidup manapun yang tidak memiliki masalah. Kita semua pasti punya masalah hidup sendiri-sendiri. Kalau semua manusia punya masalah lalu mengapa kita menyiksa diri sendiri dengan selalu mencari banyak  alasan untuk merasa tidak bahagia ?. 

Permudahlah hidup kita sendiri dengan mencari banyak  alasan untuk selalu merasa bahagia. Tinggal tergantung sikap kita, apa mau mempersulit hidup dengan mencari alasan yang membuat hidup tidak bahagia ataukah mempermudah hidup dengan mencari alasan yang selalu membahagiakan kita.