Tampilkan postingan dengan label kesombongan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kesombongan. Tampilkan semua postingan

Kamis, 14 Juli 2011

GENGSI MENGAKUI KESALAHAN

Melakukan kesalahan itu manusiawi tapi tidak sedikit yang gengsi mengakui kesalahan meski tahu bersalah. Bahkan berbalik menyalahkan orang lain dengan berbagai alasan. Gengsi mengakui kesalahan walau tahu bersalah adalah anak dari kesombongan dan cucu dari egoistis.

Menghadapi sifat ini lebih baik diam jangan dilawan, argumen apapun tak akan diterimanya. Kasihani saja karena dia tak pernah belajar dari kesalahan.

Rabu, 13 Juli 2011

KEBOHONGAN UNTUK SECUIL GENGSI

Ada juga yang tidak hanya buang uang, ditambah pula dengan berbagai kebohongan untuk mendapatkan secuil gengsi. Dengan berbohong yang tentunya muluk-muluk tentang dirinya, dia berharap akan dihargai, dipuji dan mendapatkan status sosial tertentu. Dia bagaikan membangun menara kesombongan untuk menggapai langit gengsi, di atas pondasi lumpur kebohongan. Nyaris mustahil, kalaupun terbangun akan segera runtuh.

Rabu, 15 Juni 2011

INGAT TUHAN KALA SUSAH LALU LUPA KETIKA SENANG

Kala sedang kesusahan biasanya orang rajin berdoa dan berbuat beberapa kebaikan, yang paling sering bersedekah, dengan harapan Tuhan akan segera membantu hidupnya. Ketika kemudian kehidupannya membaik, dia mulai lupa berdoa dan berbuat baik malah menyombongkan diri keberhasilannya semata karena kerja keras dirinya, lalu semakin serakah.

Ingatlah Tuhan dalam susah dan senang !

Jumat, 01 April 2011

BERSYUKUR KARENA ADA YANG IRI KEPADA KITA

Kemungkinan besar ada orang di sekitar kita yang merasa iri kepada kita. Ada yang diam-diam dan ada pula yang secara nyata memperlihatkannya, bahkan sampai melakukan tindakan negatif seperti mencela, fitnah dan sebagainya.

Hadapi saja dengan senyum penuh rasa syukur karena ada yang mengakui kelebihan kita, tanpa merasa sakit hati, apalagi menyombongkan diri.

Kamis, 27 Januari 2011

SUKSES ADALAH KEBERUNTUNGAN

Ada yang mengatakan bahwa sukses adalah pilihan bukan keberuntungan. Tentu boleh saja berpendapat demikian tapi rasanya terlalu sombong dan takabur.

Jalan menuju sukses mungkin memang pilihan kita tapi akhir dari jalan itu tak ada seorangpun yang tahu.

Jika sukses, ini disebut keberuntungan, artinya Tuhan menghendaki usaha dan harapan kita terwujud, bahkan mungkin lebih dari yang diharapkan.

Senin, 17 Januari 2011

PUJIAN DAPAT MENJADI OBAT ATAU RACUN

Kita sebagai manusia tentu suka dipuji dan memuji. Pujian yang tepat dan wajar bagaikan vitamin yang dapat memberikan semangat dan percaya diri. Pujian yang berlebihan dan tidak pada porsinya dapat menjadi racun yang membuat kita lupa diri, sombong dan takabur yang pada akhirnya akan menghancurkan diri kita cepat atau lambat.

Kamis, 09 Desember 2010

ORANG YANG PANTANG MENYESAL

Ada orang yang memiliki ego berlebihan, selalu merasa benar, terlalu angkuh mengakui kesalahan, sangat sombong untuk meminta maaf dan pantang menyesal. Terlihat sangat percaya diri dan kalau kebetulan dianugrahi sedikit kepandaian, sebagian orang kadang menganggapnya pemimpin.

Percayalah seseorang yang tidak pernah menyesal kelak akan melakukan kesalahan besar yang mungkin sudah terlambat untuk menyesal.

Selasa, 28 September 2010

EGO YANG BERLEBIHAN

Ego yang berlebihan dapat berwujud perilaku kesombongan, kesewenang-wenangan, keras kepala dan sebagainya yang seringkali tidak disadari atau tidak diakui.

Keegoisan ini biasanya sangat sulit menerima kritik dan mendengar masukan dari orang lain.

Perilaku tersebut bisa saja memberi kesenangan dan kegembiraan bagi diri sendiri tapi belum tentu bagi orang lain karena memang tidak peduli dengan orang lain.

Jumat, 27 Agustus 2010

KESOMBONGAN AKAN MERENDAHKAN ORANG LAIN DAN DIRI SENDIRI

Jikalau kita sering berbicara kesombongan diri, merasa “lebih” dari orang lain, lebih kaya, lebih hebat, lebih pandai, lebih “suci”, lebih rupawan dan sejenisnya, tanpa sadar kita merendahkan orang lain. Tanyakan diri sendiri, maukah kita direndahkan orang lain ? Janganlah menyombongkan diri jika kita tidak mau direndahkan orang lain.