Tampilkan postingan dengan label wanita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label wanita. Tampilkan semua postingan

Senin, 19 Desember 2011

KASIH IBU SEPANJANG JALAN

Kasih anak sepanjang badan, kasih ibu sepanjang jalan. Sebuah peribahasa yang melupakan kasih ayah ? Mungkin tidak. 

Barangkali “Ibu” disini adalah personifikasi dari kasih sayang orang tua. Simbol dari cinta kasih Ayah dan Ibu kepada anak-anaknya. Pemilihan kata “ibu” dan bukan “ayah” sebagai alasan kuat mengangkat harkat dan derajat wanita di tengah-tengah dominasi pria.

Kamis, 21 April 2011

PERANAN WANITA UNTUK TUJUAN YANG MULIA

Ada wanita yang menomorsatukan keluarga dan ada wanita yang menomorsatukan karir. Apapun pilihan yang diambil tidak akan mengurangi derajat wanita selama pilihan itu tidak semata untuk kepentingan diri sendiri melainkan untuk tujuan yang lebih mulia, membina keluarga bahagia demi anak-anak yang lebih berkualitas atau berdedikasi untuk meningkatkan kualitas hidup orang banyak.

Selamat Hari Kartini Wanita Indonesia.

Selasa, 19 April 2011

PRIA DAN WANITA SEDERAJAT TAPI BERBEDA UNTUK BEKERJASAMA

Tuhan menciptakan manusia pria dan wanita sederajat, kaum yang satu tidak berada di bawah atau di atas kaum lainnya. Namun harus diakui, pria dan wanita memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing yang dapat saling melengkapi. Ada bagian yang tak dapat dilakukan pria dengan sempurna, dapat dilakukan oleh wanita. Demikian pula sebaliknya.

Pria dan wanita sederajat tapi berbeda untuk bekerjasama bagi kebahagiaan.

Rabu, 09 Februari 2011

SAHABAT TERBAIK ADALAH SUAMI DAN ISTRI

Seorang wanita bukan hanya sebagai istri dari seorang suami, demikian juga sebaliknya. Suami istri semestinya menjadi pasangan sahabat yang terbaik.

TIADA SAHABAT YANG LEBIH BAIK SELAIN ISTRI ATAU SUAMI.

Jumat, 24 Desember 2010

MENJADI IBU KARENA MELAHIRKAN ATAU CINTA KASIH ?

Kita semua tentu sepakat kasih IBU kepada anak yang dilahirkannya sungguh luar biasa. Lalu bagaimana seorang wanita yang mengasihi anak yang TIDAK dilahirkannya, mendidik, membimbing dan membesarkannya dengan tulus tanpa pamrih dan keluh kesah ? Apakah beliau juga seorang IBU ? Gelar kehormatan IBU ditentukan oleh keturunan darah ataukah CINTA KASIH ?

Sekedar renungan penuh cinta kasih menjelang Natal.

Kamis, 23 Desember 2010

WANITA YANG TAK LAYAK SEBAGAI IBU

Melihat realita kehidupan sehari-hari kita pasti tahu, ada juga wanita yang tega menelantarkan, menjual bahkan menyiksa anak kandungnya sendiri. Lebih banyak lagi wanita yang menteror anaknya secara mental dengan banyak mengeluarkan caci maki dan hinaan. Dan banyak lagi kasus yang pada intinya para wanita seperti ini sangat tidak layak disebut dan dipanggil “ibu”.