Kamis, 09 Juni 2011

BUKAN HARTA TAPI RASA SYUKUR DAN IKHLAS MENJADI KUNCI KEBAHAGIAAN

Harus diakui kita semua pasti membutuhkan uang untuk mencukupi kebutuhan hidup. Namun kita tidak membutuhkan harta berlimpah untuk kebahagiaan. Logika keliru selama ini, semakin kaya akan semakin bahagia. Belum tentu. Cukup banyak contoh orang kaya dan terkenal yang tidak bahagia, dari ketergantungan obat penenang sampai bunuh diri.

Kaya atau tidak, rasa syukur dan ikhlas yang menjadi kunci kebahagiaan.

Rabu, 08 Juni 2011

HARTA PALING BERHARGA DAN ABADI ADALAH CINTA KASIH

Harta yang kita miliki hanya sementara, tidak abadi.

HARTA PALING BERHARGA DAN ABADI ADALAH CINTA KASIH.


Selasa, 07 Juni 2011

HARTA BUKAN TUJUAN TAPI ALAT DAN SARANA

Kalau hidup semata-mata untuk mencari dan mengumpulkan harta, kita akan selalu lapar harta. Semakin banyak harta yang dimakan akan semakin lapar. Sudah dapat 1 mau 2, sudah dapat 2 ingin 3, sudah 3 ingin lebih banyak lagi, demikian seterusnya.

Harta bukanlah tujuan hidup. Harta adalah alat dan sarana untuk mempermudah mencapai tujuan hidup bahagia bagi kita dan orang banyak.

Senin, 06 Juni 2011

KINI HARTA BAGAIKAN DEWA

Harta kini bagaikan dewa. Harta dianggap segala-galanya dan tujuan utama hidup. Hampir semua orang mencarinya, rela berbuat apapun bahkan sampai membunuh. Begitu banyak persoalan hidup pribadi sampai politik dikarenakan harta.

Mencari banyak harta tentu boleh saja sepanjang tidak mendewakan dan menjadi budaknya dengan menghalalkan segala cara.

Sabtu, 04 Juni 2011

MAKAN UNTUK HIDUP ATAU HIDUP UNTUK MAKAN ?

Pertanyaan klasik, kita makan untuk hidup atau hidup untuk makan ?
Kalau hidup untuk makan, bisakah kita hidup tanpa makan ?
Kalau makan untuk hidup, mengapa kita jarang bersyukur atas makanan yang menghidupi kita, malah mengeluh bahkan membuangnya ?

Sekedar renungan rutin tiap akhir pekan yang semoga bisa menjadi makanan rohani kita.

Jumat, 03 Juni 2011

MEMBUANG MAKANAN SAMA SAJA TIDAK MENGHARGAI DAN MENSYUKURI KARUNIA TUHAN

Di restoran kelas menengah atas umumnya orang sangat jarang menghabiskan makanannya, mungkin karena gengsi atau mereka memang tak pernah lapar. Di rumah kita juga kadang membuang makanan yang tidak termakan.

Kita tahu banyak orang lain yang kekurangan makan. Dan lagi makanan itu rejeki dan karunia Tuhan jika kita membuangnya sama saja tidak menghargaiNYA.

Rabu, 01 Juni 2011

MAKANAN BIASA MENJADI LUAR BIASA KARENA RASA SYUKUR

Selama ini mungkin kita makan dengan cepat sambil mengobrol, menonton TV dan sebagainya. Kita merasa kenyang dan mungkin enak lalu selesai. Cobalah makan perlahan merasakan setiap suap dan mensyukuri setiap nikmat makanan yang Tuhan berikan. Kita tidak hanya merasa enak dan kenyang, lebih dari itu adalah rasa syukur yang membuat makanan biasa dan murah menjadi luar biasa.