Setiap tahun kita melakukan tradisi itu, karena rutin maka terasa hari suci itu menjadi sekedar kegiatan seremonial belaka, menjadi sekedar basa-basi untuk mengucapkan maaf tanpa adanya ketulusan. Bahkan yang lebih parah menganggap hari itu sebagai hari untuk berfoya-foya tanpa makna apapun.
Memohon dan memberi maaf dengan tulus sejatinya memiliki makna yang dalam, dengan saling memaafkan maka tidak ada lagi rasa dendam, sakit hati, marah dan sebagainya, yang ada adalah rasa suka cita penuh kebahagiaan dalam ketulusan Cinta Kasih, tidak ada lagi batas pemisah semua menyatu sebagai sesama manusia ciptaan Tuhan.
Saling memaafkan dapat dilakukan kapan saja, Idul Fitri adalah hari untuk mengingatkan kita setiap tahun agar jangan lupa untuk melakukan kebaikan itu kapanpun. Saling memaafkan yang tulus berlandaskan cinta kasih dibuktikan dengan perbuatan kita sehari-hari dengan tidak melakukan kesalahan yang lampau pada hari ini dan seterusnya. Menerima dan merangkul setulus hati orang-orang yang telah bersalah kepada kita.
Semua itu memang tidak mudah, itulah sebabnya Idul Fitri diperingati setiap tahun untuk mengingatkan kita terus menerus agar melakukan kebaikan itu.