Rabu, 08 September 2010

KETULUSAN SALING MEMAAFKAN MEMBAWA KEBAHAGIAAN

Hari Raya Idul Fitri adalah hari untuk saling memaafkan bagi saudara kita yang beragama Islam. Semua menghaturkan ucapan mohon maaf lahir dan batin, baik secara lisan atau melalui kartu ucapan dan sekarang yang trend melalui teknologi SMS. Bahkan di banyak negara terutama Indonesia yang sebagian besar berpenduduk Islam, mereka dengan senang hati melakukan tradisi mudik pulang kampung untuk memohon maaf secara langsung kepada orang tua, saudara dan kerabat dekatnya.

Setiap tahun kita melakukan tradisi itu, karena rutin maka terasa hari suci itu menjadi sekedar kegiatan seremonial belaka, menjadi sekedar basa-basi untuk mengucapkan maaf tanpa adanya ketulusan. Bahkan yang lebih parah menganggap hari itu sebagai hari untuk berfoya-foya tanpa makna apapun.

Memohon dan memberi maaf dengan tulus sejatinya memiliki makna yang dalam, dengan saling memaafkan maka tidak ada lagi rasa dendam, sakit hati, marah dan sebagainya, yang ada adalah rasa suka cita penuh kebahagiaan dalam ketulusan Cinta Kasih, tidak ada lagi batas pemisah semua menyatu sebagai sesama manusia ciptaan Tuhan. 

Saling memaafkan dapat dilakukan kapan saja, Idul Fitri adalah hari untuk mengingatkan kita setiap tahun agar jangan lupa untuk melakukan kebaikan itu kapanpun. Saling memaafkan yang tulus berlandaskan cinta kasih dibuktikan dengan perbuatan kita sehari-hari dengan tidak melakukan kesalahan yang lampau pada hari ini dan seterusnya. Menerima dan merangkul setulus hati orang-orang yang telah bersalah kepada kita. 

Semua itu memang tidak mudah, itulah sebabnya Idul Fitri diperingati setiap tahun untuk mengingatkan kita terus menerus agar melakukan kebaikan itu. 

SALING MEMAAFKAN ADALAH KEIKHLASAN MENERIMA DAN MENGAKUI KEKURANGAN DAN KESALAHAN DIRI MASING-MASING DALAM KETULUSAN CINTA KASIH. KEIKHLASAN ITU MEMBAWA RASA SYUKUR KEPADA SANG PENCIPTA YANG TELAH MEMBERI KARUNIA KEBAHAGIAAN KEPADA KITA SEMUA.

Selasa, 07 September 2010

MEMOHON MAAF

Memohon maaf adalah keikhlasan mengakui kekurangan dan kesalahan diri yang didasari cinta kasih.

Senin, 06 September 2010

MEMAAFKAN

Memaafkan adalah keikhlasan menerima kekurangan dan kesalahan orang lain atas dasar cinta kasih.

Sabtu, 04 September 2010

BERAPA PENDAPATAN PENGEMIS?

Pernahkah kita iseng menaksir pendapatan seorang pengemis? Jika belum cobalah kita berasumsi, rata-rata ada 10 orang memberikan Rp. 1000,- setiap jam kepada seorang pengemis, hitunglah berapa yang didapatkan dalam 1 hari kalau beroperasi 8 jam, kalikan 30 hari untuk hasil sebulan. Jauh di atas UMR (Upah Minimum Regional) Jakarta? Sekedar renungan akhir pekan saja, semua kembali kepada diri kita masing-masing.

Jumat, 03 September 2010

MEMBERI DALAM KEKURANGAN ITU LUAR BIASA

MEMBERI KARENA BERKELEBIHAN ADALAH BIASA, MEMBERI DALAM KEKURANGAN ITULAH YANG LUAR BIASA.

Kamis, 02 September 2010

TAK ADA ALASAN MENGEMIS

TAK ADA ALASAN APAPUN YANG DAPAT MEMBENARKAN MENGEMIS KECUALI KARENA MALAS DAN TIDAK MAU BERUSAHA.

Rabu, 01 September 2010

LEBIH BIJAK MEMBERIKAN BANTUAN

Tentu menjadi hak kita sepenuhnya memberi bantuan kepada siapapun yang kita mau, tapi bukankah seorang anak kecilpun melakukannya? Sebagai orang dewasa kita sepantasnya lebih bijak dalam memberikan bantuan dengan mempertimbangkan akibat dan manfaat secara keseluruhan bagi yang dibantu, kita sendiri dan terutama kualitas kehidupan orang banyak.